Pada periode 3 tahun terakhir industri sawit indonesia mengalami banyak tantangan serta  perkembangan yang secara langsung mempengaruhi petani sawit sebagai salah satu aktor penting dalam industri sawit Nasional. Hal ini menjadi alasan kuat dari Persatuan Organsiasi  Petani Kelapa Sawit (POPSI) terdiri dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Asosiasi Petani Kelapa Sawit PIR (ASPEKPIR), dan Asosiasi Sawit Masa Depanku (SAMADE), dengan dukungan Media Perkebunan dibawah Kementerian  Pertanian,  untuk menyelenggarakan Indonesian Palm Oil Smallholders Conference & Expo (IPOSC) 2019 : Penguatan SDM dan Kelembagaan Petani Basis Kesuksesan Petani Sawit dengan melibatkan pemerintah, perusahaan, serta lembaga mintra pembangunan non pemerintah. Konferensi ini akan membicarakan tantangan dan perkembangan pada idustri sawit indonesia yang berhubungan dengan petani sawit serta mencari solusi bersama pemerintah, asosiasi petani dan lembaga non pemerintah dengan fokus pada :

  • Mencari solusi pada harga TBS sawit yang rendah.
  • Percepatan mempersiapkan petani masuk dalam sertifkiasi ISPO dan RSPO.
  • Legalitas petani sawit baik itu terkait dengan sertifikat seperti (SHM, SKT).
  • Pemetaan petani sawit mendukung percepatan program STDB petani.
  • Peningkatan produktifitas petani sawit
  • Percepatan Pembentukan kelembagaan atau revitalisasi klelembagan sebagai bagain dari persipan percepatan petani masuk dalam rantai sawit berkelanjutan melalui ISPO dan RSPO yang didukung oleh semua pihak.
  • Percepatan impelementasi moratorium sawit untuk menolong petani sawit melalui program pemerintah daerah yang kongkrit.
  • Program PSR yang harus melibatkan petani sawit swadaya.

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada, Tanggal 27-28 November 2019 di Ballroom Kalimantan – Hotel Aston Pontianak, Kalimantan Barat

Info lebih lanjut : 

info.spksnasional@gmail.com