Indonesian Palm Oil Smallholders Conference & Expo (IPOSC) 2019 : Penguatan SDM dan Kelembagaan Petani Basis Kesuksesan Petani Sawit

Pada periode 3 tahun terakhir industri sawit indonesia mengalami banyak tantangan serta  perkembangan yang secara langsung mempengaruhi petani sawit sebagai salah satu aktor penting dalam industri sawit Nasional. Hal ini menjadi alasan kuat dari Persatuan Organsiasi  Petani Kelapa Sawit (POPSI) terdiri dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Asosiasi Petani

Workshop Para Pemangku Kepentingan “Menolong Perkebunan Rakyat melalui Gotong Royong Pelaksanaan Inpres Moratorium Sawit”

Pada tahun 2018 Presiden Republik Indonesia mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) No. 8 Tahun 2018 tentang Penundaan dan Evaluasi Perizinan Perkebunan Kelapa Sawit serta Peningkatan Produktivitas Perkebunan Kelapa Sawit atau biasa disebut kebijakan moratorium sawit. Serikat petani kelapa sawit (SPKS) menilai kebijakan ini sebagai “dewa penyelamat” untuk perbaikan pada tata kelola perkebunan rakyat Indonesia karena sebelumnya

Pertemuan Lanjutan Forum Sawit Berkelanjutan Kab. Sekadau Bersama Dinas Perkebunan Sekadau

Kabupaten Sekadau sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit yang terus berkembang, diharapkan semua stekholders sawit didalamnya yang terdiri dari; pemerintah, sektor swasta/perusahaan, asosiasi petani sawit, asosiasi pengusaha, dan petani, memiliki tekad yang sama untuk terus mencari solusi mewujudkan industri kelapa sawit di kabupaten sekadau lebih berkelanjutan dari sisi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Sehingga untuk

Rapat Kerja Nasional Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Tahun 2019

Sejak di bentuk pada tahun 2006 dan dideklarasikan secara mandiri pada tahun 2013, SPKS sudah menjadi organisasi tani yang besar dengan berperan aktif dalam mewujudkan industri perkebunan sawit berkelanjutan di indonesia, saat ini SPKS banyak terlibat diberbagai kegiatan pertama, pemberdayaan petani sawit (melakukan pemetaan, pembangunan kelembagaan, pelatihan gap petani, akses market tandan buah segar (TBS)

Diskusi dan Konferensi Pers Jaringan Organisasi Petani Sawit Indonesia : “Alokasi Dana Sawit Salahkaprah: Biodiesel Atau Petani?

Program biodiesel/B20 yang diterapkan pemerintah sejak 2015 tidak berdampak positif pada harga tandan buah segar (TBS) petani sawit. Bahkan, sepanjang 2015-2019 petani mengalami penurunan tajam harga TBS akibat pungutan sawit yang dilakukan Badan Pengelola Dana Perkebunan.  (BPDP-Sawit). Sebagai informasi, harga TBS di tingkat petani di beberapa daerah seperti Kalimantan Timur, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat

Pertemuan Forum Sawit Berkelanjutan Kab. Sekadau, Kalbar

Sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit, Pemerintah Kabupaten Sekadau diharapkan memiliki peran penting dalam mendorong praktek pembanguna kelapa sawit berkelanjutan dan pemberdayan petani sawit. Sehingga untuk mencapai dan mewujudkan target tersebut diperlukan kolaborasi multistakeholder guna bekerjasama mengidentifikasi masalah dan mengatasi masalah untuk perkebunan sawit berklanjutan di kabupaten sekadau dan indonesia. Pada bulan desember  2018, 

Rembug Nasional Petani Kelapa Sawit Indonesia : Merumuskan Program Perjuangan Petani Sawit Untuk Perbaikan Tata Kelola Perkebunan Rakyat Selama Moratorium Sawit

Terdapat 3 juta petani swadaya yang mengayomi kurang lebih 10 juta penduduk Indonesia, belum tertata dengan baik dalam perkebunan sawit nasional. Mereka sedikit terlupakan dalam diskusi dan diskursus tata kelola sawit Indonesia dan pembangunan berkelanjutan secara umum termasuk kebijakan-kebijakan persawitan. Petani mandiri atau yang sering disebut petani swadaya tersebut, memiliki pengaruh besar dalam rantai pasok

Konferensi Pers SPKS – Hari Tani Nasional: “Petani Masih Saja Sulit Walau Sejumlah Kebijakan Sawit Diluncurkan”

Undangan Konferensi Pers:  Hari Tani 24 September 2018 “Petani Masih Saja Sulit Walau Sejumlah Kebijakan Sawit Diluncurkan” Ke:Kini Ruang Bersama Jalan Cikini Raya No. 43/45 Cikini, Menteng, Jakarta Pusat I Senin, 24 September 2018 I Pukul 12.30 – 14.30 WIB Dengan Hormat Hari Tani yang biasa diperingati tiap 24 September, menjadi momentum untuk menguatkan lagi

Workshop Penumbuhan Kelembagaan Petani Mandiri di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi

Saat ini SPKS sementara melakukan pendampingan kepada petani kelapa sawit swadaya di salah satu desa Kabupaten Tanjabar, Jambi. Proses ini dimulai sejak Januari tahun 2018, kegiatan yang dimulai dengan melakukan sosialisasi kepada petani setelah itu melakukan pemetaan petani sawit.  Workshop Penumbuhan Kelembagaan Petani Mandiri dilakukan di desa yang sudah dipetakan ini adalah merupakan kelanjutan dari

Pelatihan Manajemen Kelembagaan Petani Dampingan SPKS Kabupaten Rokan Hulu

Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) akan mengadakan Pelatihan Manajemen Kelembagaan Petani Dampingan SPKS Kabupaten Rokan Hulu, pelatihan ini melibatkan petani sawit swadaya di 4 desa. pelaksaan kegiatan pelatihan ini akan dilakukan pada tanggal 30-31 Agustus 2018.  Catatan : Pelatihan ini kelanjutan dari kegiatan pemetaan petani sawit oleh SPKS dimana setelah pemetaan SPKS akan melakukan pembentukan kelembagaan

Pemetaan Lanjutan Petani Sawit Kabupaten Rokan Hulu, Riau

Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) kembali melakukan kegiatan pemetaan petani sawit di Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Pemetaan ini dilakukan di beberapa desa diwilayah kecamatan tambusai dengan target 900 petani sawit terpetakan. Pemetaan ini dimulai pada bulan juli – Desember.  Kegiatan pemetaan ini adalah tahapan awal untuk mendampingi petani sawit, dengan pemetaan akan memiliki manfaat diantaranya