SANGGAU – Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) kembali lakukan pemetaan petani kelapa sawit swadaya, sebelumnya pemetaan dilakukan di Sumatera Selatan kini pemetaan itu diterapkan di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat sebanyak 11 Desa.

Alasan dilakukan di Kalimantan Barat, lantaran wilayah ini merupakan salah satu provinsi sentra penghasil kelapa sawit, selain perusahaan yang mengelola perkebunan kelapa sawit, petani juga banyak tersebar mengelola perkebunan kelapa sawit secara swadaya (mandiri), tidak terkecuali di Kabupaten Sanggau.

Sayangnya jumlah petani swadaya yang mengelola kebun sawit di Kab. Sanggau tidak terdata dengan baik, padahal hasil kebun sawit dari Kab. Sanggau tercatat terus meningkat setiap tahun.

Ketua Serikat Petani Kelapa Sawit Sekadau,AlbertusDarius mengatakan, yang diperlukan sekarang adalah data yang jelas terkait petani swadaya di Sanggau, lantaran dengan data yang sahih bakal bisa memastikan bagaimana praktik kelola kebun yang dimilki oleh petani.

Dengan data jumlah petani swadaya yang baik juga memastikan praktik budidaya kelapa sawit ditingkat petani. “Saat ini sedang dilakukan proses TOT GPS Dan TOT pengisian kuesioner sebagai rangkaian pemetaan kebun yang akan kami lakukan dalam waktu dua bulan kedepan,” katanya dalam rilis yang diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Lebih lanjut tutur Albertus, dalam penerapan praktik budidaya berkelanjutan memang tidak mudah untuk petani swadaya, namun dengan komitmen SPKS yang memulai dengan melakukan pemetaan kebun bakal memberikan data awal mengenai jumlah petani sawir swadaya di Sanggau. “Kami menggunakan kuesioner dalam pemetaan ini untuk mendapatkan data yang jelas, sekarang ini kami sudah melakukan koordinasi dengan Kepala pemerintah desa, dinas perkebunan dan kehutanan Kab. Sanggau dan hasilnya Kepala Dinas mendukung kegiatan ini dengan mengeluarkan surat rekomendasi untuk melakukan pendataan kebun petani swadaya di 11 desa yang menjadi target awal kami,” kata Albertus.

Sementara tutur Departemen Transformasi Lingkungan Petani Kelapa Sawit SPKS,Sabarudin, untuk wilayah di Kalbar SPKS berencana melakukan pemetaan di 3 Kabupaten, diantaranya di Kab.Sanggau, Kab.Sekadau, dan Kab.Sintang.

Lebih lanjut tutur Sabarudin, langkah ini merupakan bagian dari kegiatan SPKS untuk mendorong adanya data petani sawit swadaya di Indonesia, termasuk dengan mempromosikantag #SahabatPetaniSawit,langah ini dilakukan SPKS untukmenginisiasi pemetaan petani swadaya di Indonesi dengan melibatkan beberapa lembaga.

Harapannya dengan terbitnya data ini bisa menjawab kejelasan mengenai rantai pasok kelapa sawit yang berkelanjutan di petani sawit yang saat ini masih menjadi perhatian pasar internasional. “Sementara untuk SPKS, data ini bisa kami gunakan untuk melihat persoalan mendasar ditingkat petani di beberapa daerah dan kami akan coba untuk melakukan pelatihan-pelatihan yang dibutuhkan oleh petani tersebut,” tandas Sabarudin. (T2)

Sumber : http://www.infosawit.com/news/5462/spks-lakukan-pemetaan-petani-sawit-swadaya-di-sanggau