Tanah Paser – Serikat pertani kelapa sawit (SPKS) melakukan pendampingan kepada petani kelapa sawit di beberapa daerah di indonesia, salah satu yang menjadi wilayah pendampingan SPKS petani Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Saat ini di kabupaten paser SPKS melakukan pendampingan kepada petani dengan melakukan pemetaan petani kelapa sawit dan penguatan kelembagaan petani sawit mulai dari pembentukan kelompok sampai pada koperasi.

Ketua SPKS Kabupaten Paser Iwan Himawan menjelaskan kegiatan pemetaan kebun petani kelapa sawit ini untuk menyiapkan petani sawit mendapatkan STDB yang nantinya akan dikeluarkan oleh dinas pertanian kabupaten paser, selain itu SPKS juga akan mendampingi petani sawit dalam penguatan kelembagaanya. Sebenarnya petani sawit saat ini dikabupaten paser sudah memiliki kelembagaan baik itu kelompok tani maupun koperasi hanya saja kelembagaan ini tidak aktif sehingga kami akan memberikan pendampingan agar kelembagan ini bisa aktif kembali.
Jadi, kalau petani memiliki STDB dan kelembagaan dalam bentuk koperasi maka ini bisa menjadi modal bermitra secara langsung dengan perusahaan sekitar, petani selama ini banyak yang tidak bermitra dengan perusahaan dan menjual buah sawitnya/TBS kepada tengkulak atau loding ram kondisi ini membuat petani selalu merugi karena harga TBS dibeli dibawah ketetapan pemerintah daerah”, unjur Iwan.

Baca Juga : Pabrik Kelapa Sawit di Paser Diimbau Memberdayakan Petani Sekitar

H Karoding, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Paser mengatakan dukungan pemetaan dan kelembagaan petani dari SPKS untuk mendorong kemitraan petani kebun swadaya dengan perusahaan sangat membantu pemerintah daerah,(2/4/2019). Selama ini ada harga TBS yang sudah ditentukan oleh Dinas Perkebunan Provinsi hanya saja ketentuan itu tak mengakomodir petani swadaya hanya petani plasma,” tambah Karoding.

Sebagai informasi berdasarka ketentuan, petani kebun swadaya harus melengkapi beberapa persyaratan agar bisa bermitra dengan perusahaan, salah satunya harus membuat Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB).

“Kita sangat berterima kasih kepada SPKS yang memberikan pendampingan ke petani dalam menyusun STDB, syarat petani swadaya bermitra dengan perusahaan,” ucapnya.

Baca Juga : Pabrik Kelapa Sawit di Paser Diimbau Memberdayakan Petani Sekitar